Menpan Isyaratkan Daerah Harus Bersiap Laksanakan Promosi Terbuka
Menpan Isyaratkan Daerah Harus Bersiap Laksanakan Promosi Terbuka
* Sumut sudah pada jalur positip akuntabilitas kinerja pelayanan publik
Medan - Menteri Pendayagunan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abu Bakar mengisyaratkan seluruh daerah, termasuk di Sumut agar mempersiapkan diri melaksanakan promosi jabatan terbuka.
"Dengan berlakunya Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN), bupati dan
walikota dalam mengangkat pejabat harus dengan promosi terbuka.
Bupati/walikota sebagai pejabat yang berwenang, sementara Sekda sebagai
pejabat Pembina pegawai," katanya di Medan, Senin (17/3).
Usai membuka Workshop Reformasi Birokrasi Peningkatan Akuntabilitas
Kinerja dan Kualitas Pelayanan Publik yang dihadiri Sekdaprovsu H Nurdin
Lubis SH MM mewakili Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST MSi, Menpan
menegaskan reformasi birokrasi akan terus bergulir dan menjadi tuntutan
publik.
Promosi jabatan terbuka katanya merupakan satu dari
tiga pilar utama keberhasilan reformasi birokrasi selain pola rekruitmen
transparan dan objektif dan penerapan teknologi informatika pada
pelayanan publik.
"Dengan demikian, pengangkatan pejabat
tidak lagi berdasarkan suka atau tidak suka, berdasarkan kedekatan, atau
KKN. Dengan cara ini, maka politisasi birokrasi yang banyak terjadi di
tanah air ini bisa dikikis", ujarnya .
Setiap ada
lowongan jabatan, lanjutnya harus diumumkan sehingga setiap pegawai yang
memenuhi persyaratan mendapat kesempatan yang sama untuk berkompetisi
secara sehat.
Dari hasil seleksi, panitia seleksi yang
dibentuk oleh Sekda diawasi oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
“Tugas KASN menjamin terselenggaranya system merit, mulai dari rekrutmen
CPNS, penempatan dalam jabatan hingga pemberhentian PNS”, ujar Azwar
Abubakar.
Tentang akuntabilitas kinerja pelayanan publik
Menpan mengemukakan Sumut berada pada peringkat C atau sedang namun
trend perkembangannya cukup positip sehingga optimis akan semakin baik.
Sementara itu dihadapan bupati dan walikota beserta para Sekda
se-Sumut pada workshop tersebut Gubsu dalam sambutan dibacakan
Sekdaprovsu menyampaikan Pemprovsu terus berkomitmen memperbaiki
kualitas pelaksanaan reformasi birokrasi yang pada gilirannya
memperbaiki kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Gubsu melaporkan terkait peningkatan kualitas pelayanan Pemprovsu
telah melaksanakan antara lain Bimtek penyusunan dan penerapan SOP, SPP
dan IKM, sosialisasi penyusunan Road Map, Bimtek Sistem Manajemen Mutu
dan lainnya.
"Saat ini para pimpinan SKPD di tingkat provinsi
dan kabupaten kota se Sumut sedang bergiat menyusun SOP, SPP dan IKM
serta Road Map bagi Kabupaten dan kota yang bukan pilot project.
Diharapkan para SKPD segera menyelesaikan penyusunan SOP, SPP dan IKM,"
ujarnya.
Dilaporlkan juga Pemprovsu telah melaksanakan
pencanangan pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas korupsi dan
Gubsu bersama bupati walikotaa telah menandatangani dokumen pakta
integritas.
Salah satu kabupaten di Sumut yakni Pakpak
Bharat juga dilaporkan Gubsu telah memperoleh sembilan sertifikat ISO
9001 - 2008 dari Tuvnord Jerman dan kabupaten ini satu-satunya di
Indonesia yang menerapkan sistem manajemen mutu (SMM) secara
terintegrasi.
Pada kesempatan ini Gubsu mengajak segenap
bupati dan walikota melakukan pembenahan dan revitalisasi serta inovasi
dan pemanfaatan iptek dalam penyelenggaraan reformasi birokrasi secara
berkesinambungan dalam mewujudkan e-government dan e-office guna
meningkatkan pelayanan serta efisiensi dan efektivitas pelaksanaan
kegiatan.
Comments
Post a Comment