Gubsu Ingatkan Hati-Hati Tumpang Tindih Anggaran Terkait Pemilu
Gubsu Ingatkan Hati-hati Tumpang Tindih Anggaran Terkait Pemilu
Medan - Gubernur Sumut (Gubsu) H. Gatot Pujo Nugroho ST. MSi mengingatkan
Pemkab dan Pemko termasuk pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD)
Pemprovsu berhati-hati dalam penganggaran terkait Pemilu 2014.
"Harap berhati-hati dan cermat, jangan sampai terjadi
tumpang tindih anggaran APBD dengan kegiatan yang sudah dibiayai APBN,
khususnya terkait anggaran perlindungan masyarakat (linmas)," ujar Gubsu
dalam sambutan dibacakan Kepala Badan Kesbangpol Linmas Sumut Drs H Eddy
Syofian MAP, Jumat (14/3),
Berbicara pada Pelatihan Pengamanan Pemilu bagi Personil
Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kabupaten dan Kota Se-Sumut di Balai
Pengembangan PAUDNI Medan, Gubsu berharap nantinya tidak muncul permasalahan
hukum terkait anggaran linmas ini. Tampil narasumber pada pelatihan ini antara lain Dekan
Fakultas Psikologi USU Prof.DR.Hj. Irmawati Psikologi, unsur KPU, Bawaslu dan
Polda Sumut yang juga diisi simulasi pengamanan TPS.
Lebih lanjut Gubsu juga menegaskan personel Satuan
Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang ditempatkan untuk mengamankan proses
pemungutan suara di TPS-TPS pada 9 April 2014 harus benar-benar netral dan
tidak memihak pada partai politik tertentu.
Gubsu menjelaskan, meskipun KPU melalui petugas Panitia
Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan dan desa yang mengangkat personel
linmas, namun tidak tertutup kemungkinan meminta bantuan dari aparat pemerintah
daerah. Dikatakan, tugas linmas nantinya hanya satu hari pada
pencoblosan di pintu masuk dan pintu keluar untuk pengamanan tempat pemungutan
suara (TPS). Artinya, pada satu TPS di antara 7 petugas terdapat dua linmas.
Namun Gubsu mengingatkan untuk penganggaran honor
linmas berasal dari pemerintah pusat yang nanti akan dikucurkan bersamaan
dengan anggaran pembangunan TPS yang masuk dalam tanggung jawab KPU selaku
penyelenggara pemilu.
"Ini jangan tumpang tindih. Khusus untuk honor
petugas linmas yang di dalam TPS sudah disiapkan melalui APBN. Dalam hal ini
kabupaten dan kota dapat menyiapkan anggaran petugas linmas yang jika
diperlukan bertugas di luar TPS," ujarnya. Sementara itu Prof Irmawati Psikologi mengemukakan dalam
pengamanan pemilu tahun 2014 ini Personil Satlinmas sebagai perpanjangan tangan
membantu pihak POLRI strategis mewujudkan pemilu aman dan tertib.
Untuk itu seluruh Anggota Satlinmas agar menjaga citra dan
wibawa Pemerintah Daerah sebagai tanggung jawab utama Linmas. Ini merupakan beban
yang sangat berat dalam pelaksanaannya.
"Hal tersebut hanya dapat terwujud bila petugas
Satlinmas melakukannya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang telah
ditetapkan, dalam menghadapi Pemilu Legislatif yang akan dilaksanakan pada
bulan April 2014 ini," ujarnya. Dua mengharapkan kepada Satuan Linmas untuk
mengawal terlaksananya Pehelatan Akbar tersebut dengan baik dan Linmas dapat
lebih waspada terhadap eskalasi gangguan keamanan yang makin meningkat.
Jadi lanjutnya Satlinmas perlu melakukan pengamanan dan
deteksi dini di lingkungan dan menghindari terjadinya gangguan keamanan dalam
masyarakat.

Comments
Post a Comment