Martabe perkenalkan Tambang Lewat Dongeng Di PRSU
Martabe Perkenalkan Tambang lewat Dongeng di PRSU
Medan (Mimbar) - Tambang Emas Martabe memperkenalkan
pertambangan mereka kepada pengunjung khususnya anak-anak melalui dongeng. Hal
ini mereka lakukan dengan harapan agar anak-anak mengenal tambang emas tersebut
lebih dini yang juga diharapkan bisa membuatnya tertarik untuk bekerja pada
dunia pertambangan.
"Memperkenalkan pertambangan kepada anak-anak tentu tidak bisa dilakukan seperti kepada orang dewasa, ya metodenya seperti ini dengan dongeng oleh pendongeng kawakan nasional Kak Hario Dongeng," kata Senior Manager Corporate Communication Tambang Emas Martabe Katarina Siburian Hardono, Minggu (16/3).
Katarina menyebutkan, selain kepada kalangan anak-anak, program memperkenalkan tambang emas tersebut akan dilakukan kepada siswa pada tingkatan SMU maupun kepada kalangan mahasiswa. Mereka berharap dengan semakin mengenal tambang emas tersebut, maka mereka juga akan termotivasi untuk masuk menjadi bagian dari perusahaan yang telah beroperasi sejak tahun 2013 lalu.
"Tentunya kalau mereka sudah mengenalnya, maka mereka juga akan terpacu untuk giat belajar agar nantinya bisa bersaing dengan SDM lainnya yang bekerja disana, kalau putra daerah bisa bersaing kenapa pertambangan itu harus mengandalkan warga asing, iya kan?," ujarnya.
Tambang Emas Martabe hadir di PRSU yang digelar selama sebulan kedepan. Tahun 2014 ini merupakan ketiga kalinya mereka berkontribusi pada acara yang digelar sebagai ajang promosi produk dari seluruh daerah yang ada di Sumatera Utara tersebut.
Tambang Emas Martabe terletak di Kecamatan Batang Toru, seluas 1.639 km2. Tambang ini memiliki 8,2 juta ons emas dan 75,3 juta ons perak dan mulai berproduksi penuh pada awal tahun lalu dengan kapasitas 250.000 ons emas dan 2-3 juta ons perak per tahun.
Tambang
Emas Martabe kini telah memiliki sumber daya 8,2 juta Ounce Emas dan 75,3 juta
Ounce Perak dan mulai berproduksi penuh pada awal 2013, dengan kapasitas
pertahun sebesar 250.000 Ounce Emas dan 2-3 juta Ounce Perak berbiaya rendah.
Pemegang saham Tambang Emas Martabe adalah G-Resources Group Ltd sebesar 95%
(Sembilan puluh lima persen), dan pemegang 5% (Lima persen) saham lainnya
adalah PT. Artha Nugraha Agung, yang 70% (Tujuh puluh persen) sahamnya dimiliki
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan 30% (Tiga puluh persen) dimiliki oleh
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Lebih dari 2.000 orang saat ini bekerja di Tambang Emas Martabe, 70% (Tujuh puluh persen) direkrut dari masyarakat di 15 (Lima belas) desa di sekitar tambang. Tambang Emas Martabe akan menjadi standar acuan bagi G-Resources untuk menjalankan bisnisnya di Indonesia dan di wilayah lainnya, dan terus bertumbuh dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja, kelestarian lingkungan, dan pengembangan masyarakat. untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi situs
Lebih dari 2.000 orang saat ini bekerja di Tambang Emas Martabe, 70% (Tujuh puluh persen) direkrut dari masyarakat di 15 (Lima belas) desa di sekitar tambang. Tambang Emas Martabe akan menjadi standar acuan bagi G-Resources untuk menjalankan bisnisnya di Indonesia dan di wilayah lainnya, dan terus bertumbuh dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja, kelestarian lingkungan, dan pengembangan masyarakat. untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi situs
Dalam ruang pameran tambang pameran juga akan dibuka kelas bagi para mahasiswa atau masyarakat yang ingin menambah pengetahuan tentang pertambangan dan kegiatan Tambang Emas Martabe. Mentor untuk keperluan ini berasal dari para karyawan Tambang Emas Martabe dari Departemen Lingkungan Hidup, Departemen Hubungan Kemasyarakatan, Departemen Pengolahan, Departemen Geologi, Departemen Penambangan dan Departemen Sumber Daya Manusia. (r)

Comments
Post a Comment